Sepenggal Saduran Sebuah Sastra Kala di Djogdja

Tak Sudah Menafsir Rumah

Bg Ari Pahala Hutabarat

Dengan apa hendak kau lesatkan,
Panah pulang sedang busur pergi,
Belum lengkung di punggungmu.

Jangan Kasih telingamu merayu pulang
sebelum mulutmu selesai menyeru pergi,
karena itu sepadan dengan mencerai kepala dari badan.

Aku menyandang pulang,
katamu karena pergi cuma sebatas bayang diri.

Hasan Al Banna.
Koran Tempo, edisi Minggu 13 September 2009 hal C7
@ Plaza KPTU FT UGM 10.11 am

Note:
sebenarnya tak tahu pasti apa yg tersirat dalam penggalan puisi (atau entahlah) setidaknya menurutku itu sebuah karya sastra…
menafsirkan bait-bait itu dalam persepsiku sendiri
karena belum ada kata-kata yang mampu terlahir dalam dunia sastraku

^_^



Pages

Categories

Links

Meta

Calendar

October 2009
M T W T F S S
« May    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Most Recent Posts